Langsung ke konten utama

Tentang Hari Jumat Dan Amalan Di Dalamnya



Hafiza By Salma │Bagaimana Tentang Hari Jumat Dan Amalan Di Dalamnya, simaklah artikel dibawah ini :

Asal Muasal Penamaan Hari Jumat

Di namakan الجمعة (al-jumu’ah) karena diambil dari kata الجمع (al-Jam’u) banyak, di mana orang Islam berkumpul di dalamya sekali seminggu di tempat ibadah yang besar. Lihat Tafsir Ibnu Katsir Surah Al-Jumu’ah ayat ke:9.

Sejarah Keistimewaan Hari Jumat

Hari jumat adalah hari yang diwajibkan umat-umat terdahulu, tapi kemudian mereka berselisih dan tersesesat darinya, maka Yahudi memilih hari sabtu yang tidak diciptakan Adam di dalamnya sedang Nashrani atau Kristen memilih hari Ahad yang baru dimulainya penciptaan dan kemudian Allah memilih untuk Islam hari Jumat yang di mana hari penyempurnaan penciptaan. Lihat Muhazzab Zaadul Ma’ad Tentang Hari Jumat juga Lihat Tafsir Ibnu Katsir Surah Al-Jumu’ah ayat 9.
Berdasarkan hadits Abu Hurairah Rasulullah bersabda:
نَحْنُ الآخِرُونَ الأَوَّلُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَنَحْنُ أَوَّلُ مَنْ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ بَيْدَ أَنَّهُمْ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِنَا وَأُوتِينَاهُ مِنْ بَعْدِهِمْ فَاخْتَلَفُوا فَهَدَانَا اللَّهُ لِمَا اخْتَلَفُوا فِيهِ مِنَ الْحَقِّ فَهَذَا يَوْمُهُمُ الَّذِى اخْتَلَفُوا فِيهِ هَدَانَا اللَّهُ لَهُ – قَالَ يَوْمُ الْجُمُعَةِ – فَالْيَوْمُ لَنَا وَغَدًا لِلْيَهُودِ وَبَعْدَ غَدٍ لِلنَّصَارَى
“Kami adalah umat terakhir namun pertama di hari kiamat. Kamilah yang pertama kali masuk surga. Walaupun mereka mendapatkan kitab suci sebelum kami dan kami mendapatkan kitab suci setelah mereka. Lalu mereka berselisih dan kami ditunjukkan Allah kepada kebenaran dalam hal yang mereka perselisihkan. Inilah hari mereka yang mereka berselisih padanya dan Allah tunjukkan kepada kita. Beliau bersabda lagi: Hari jum’at adalah hari kita dan esoknya hari Yahudi dan setelah besok adalah hari nasroni.” Riwayat Muslim No. 2017 (Syamilah)

Keutamaan Hari Jumat

1. Di hari itu disempurnakan semua penciptaan semesta.
2. Merupakan hari yang keenam dari kata ستة (sittah) di mana pada hari itu Allah ciptakan langit dan bumi.
3. Di hari itu Adam diciptakan
4. Di hari itu Adam dimasukkan ke dalam surga
5. Di hari itu Adam dikeluarkan dari surga,
6. Di hari itu juga, terjadi kiamat.
7. Pada hari itu juga ada sebuah waktu mustajab yang apabila seorang hamba berdoa kebaikan dan bertepatan dengan waktu tersebut maka Allah akan memberikan kepadanya. Untuk No. 1-7 Lihat Tafsir Ibnu Katsir Surah Al-Jumu’ah ayat ke:9.
8. Sebaik-baik hari terbitnya matahari dan sebaik-baiknya hari dalam seminggu. HR. Muslim No. 2013 (Syamilah) Dan HR. Ibnu Majah. Berkata Syu’aib Al-Arnut, “Isnadnya Shohih berdasarkan syarat Muslim.
9. Hari yang di mana diserukan oleh Allah untuk berkumpul dan beribadah di dalamnya yang merupakan seagung-agung perkumpulan kaum muslimin
Allah berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَى ذِكْرِ اللَّهِ
Hari orang-orang yang beriman apabila telah diserukan untuk sholat pada hari jumat maka bergegaslah mengingat Allah. AL-Jumu’ah: 9.
10. Sebagai penggugur-penggur dosa antara jumat satu ke jumat berikut bagi yang melaksanakannya. Lihat Sahih Muslim No. 574 (Syamilah). Lihat juga, dalil-dalil keutamaan hari jumat di sini.  jual baju muslim online terbaru 

Adab Dan Amalan – Amalan Pada Hari Jumat

Amalan Pada Hari Jumat, dapat dibagi menjadi ke dalam dua bagian. Bagian pertama adalah yang berkaitan dengan ucapan ucapan, dan amalan yang kedua adalah amalan yang berkaitan dengan amal perbuatan.
Pertama
Berkaitan Dengan Ucapan
1. Memperbanyak Sholawat
Rasulullah bersabda:
)إِنَّ مِنْ أَفْضَلِ أَيَّامِكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ، فَأَكْثِرُوا عَلَيَّ مِنَ الصَّلَاةِ فِيهِ، فَإِنَّ صَلَاتَكُمْ مَعْرُوضَةٌ عَلَيَّ( قَالُوا: وَكَيْفَ تُعْرَضُ صَلَاتُنَا عَلَيْكَ وَقَدْ أَرَمْتَ؟، فَقَالَ: )إِنَّ اللَّهَ جَلَّ وَعَلَا حَرَّمَ عَلَى الْأَرْضِ أَنْ تَأْكُلَ أَجْسَامَنَا(
“Hari kalian yang paling utama adalah hari jum’at, maka perbanyaklah bershalawat untukku didalamnya karena shalawat-shalawat kalian disampaikan kepadaku”
Mereka (para sahabat) bertanya: “Wahai Rasulullah,bagaimanakah shalawat-shalawat kami bisa disampaikan kepadamu padahal jasadmu telah akan hancur (dimakan tanah)?
Beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah ta’ala mengharamkan atas bumi untuk menghancurkan jasad para nabi”.
HR. Ibnu Majah. Berkata Syu’aib Al-Arnut, “Isnadnya Shohih berdasarkan syarat Muslim.
2. Membaca Surah Al-Kahfi
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:
) مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ فِى يَوْمِ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ (
“Siapa yang membaca surah al-Kahfi pada hari jumat, maka akan dipancarkan cahaya baginya di antara dua jumat.” Sahih Nasa’i, Baihaqi dan Hakim. Lihat buku Sahih Kunuzu Assunnah Annabawiyyah 1/103 (Syamilah)
3. Memperbanyak Doa
عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- أَنَّهُ قَالَ ) إِنَّ فِى الْجُمُعَةِ لَسَاعَةً لا يُوَافِقُهَا مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللَّهَ فِيهَا خَيْرًا إِلاَّ أَعْطَاهُ إِيَّاهُ (
Dari Abu Hurairah dari Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda: “Pada hari Jumat ada sebuah waktu, tidaklah seorang hamba meminta kebaikan di dalamnya kepada Allah dan bertepatan dengan waktu tersebut, kecuali Allah akan berikan kepadanya.” HR. Muslim No. 2010 (Syamilah)
Kedua
Berkaitan Dengan Amal Perbuatan
1. Bersenggama dengan istri
عن أَوْس بْن أَوْس الثَّقَفِيّ ، قَالَ : سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، يَقُولُ : مَنْ غَسَّلَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَاغْتَسَلَ ، ثُمَّ بَكَّرَ وَابْتَكَرَ ، وَمَشَى وَلَمْ يَرْكَبْ ، وَدَنَا مِنَ الإِمَامِ ، فَاسْتَمَعَ وَلَمْ يَلْغُ ، كَانَ لَهُ بِكُلِّ خُطْوَةٍ عَمَلُ سَنَةٍ أَجْرُ صِيَامِهَا وَقِيَامِهَا
Dari Aus bin Aus Atsaqafi berkata, aku mendengar Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Bersabda
“Barangsiapa yang bersuci dan mandi, kemudian bergegas berangkat dengan berjalan, tidak dengan menaiki dan mendekat dengan imam, lalu mendengarkan khutbah dan tidak berbuat sia-sia, maka baginya bagi setiap langkah pahala satu tahun baik puasa dan shalat malamnya” HR. Imam Ahmad No. 16218 (Syamilah) Dan disebutkan dalam Syarhussunnah oleh bagawi, merupakan hadits hasan.
Berkata Ibnu Qoyyim, bahwa kata غسل (Gossala) pada huruf sin menggunak tasydid yang mempunyai makna menyetubuhi istri. Lihat Muhazzab Zadul Ma’ad pada sholat Jumat.
Berkata Al-Mubarakfuri, kata غسل (Gossala) juga bermaksud menyetubuhi istri maka wajib atasnya juga mandi sehingga seakan-akan maknanya suami memandikan istri dan suami pun mandi. Lihat Tuhfatul Ahwazy
Sedangkan pendapat yang lain bahwa yang dimaksud dengan غسل (Gosala) adalah tanpa tasydid yang berarti mencuci kepala. Wallahu a’lam.
Kesimpulannya harus mandi dan juga bersetubuh dengan istri juga sangatlah dianjurkan walau hanya seminggu sekali sehingga tidak kaku dan dingin.
2. Mandi pada hari jumat
Berdasarkan hadits sebelumnya juga dan hadits yang diriwayatkan Bukhari, Rasulullah bersabda,
( إذا جاء أحدكم الجمعة فليغتسل )
Apabila salah seorang di antara kalian mendapati hari jumat, maka mandilah.” HR. Bukhari NO. 854 dan 877. (Syamilah)
3. Bergegas ke Masjid
Berdasarkan hadits Abu Hurairah berdabda Rasulullah:
« مَنِ اغْتَسَلَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ غُسْلَ الْجَنَابَةِ ثُمَّ رَاحَ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَدَنَةً وَمَنْ رَاحَ فِى السَّاعَةِ الثَّانِيَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَقَرَةً وَمَنْ رَاحَ فِى السَّاعَةِ الثَّالِثَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ كَبْشًا أَقْرَنَ وَمَنْ رَاحَ فِى السَّاعَةِ الرَّابِعَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ دَجَاجَةً وَمَنْ رَاحَ فِى السَّاعَةِ الْخَامِسَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَيْضَةً فَإِذَا خَرَجَ الإِمَامُ حَضَرَتِ الْمَلاَئِكَةُ يَسْتَمِعُونَ الذِّكْرَ ».
Barangsiapa yang mandi seperti mandi junub pada hari Jum’at kemudian pergi ke masjid, maka seakan dia berkorban unta badanah.
Barang siapa yang berangkat pada jam kedua, ia bagaikan berkorban sapi.
Barang siapa berangkat Jumat pada jam ketiga, ia bagaikan berkorban kambing.
Barangsiapa berangkat Jum’at pada jam keempat,
ia bagaikan berkorban ayam.
Barangsiapa berangkat Jumpat pada jam kelima, ia bagaikan berkorban telor.
Apabila imam keluar, maka datanglah malaikat mendengarkan dzikir. HR. Muslim No. 2001 (Syamilah)
Juga hadits berikut:
عن أَوْس بْن أَوْس الثَّقَفِيّ ، قَالَ : سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، يَقُولُ : مَنْ غَسَّلَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَاغْتَسَلَ ، ثُمَّ بَكَّرَ وَابْتَكَرَ ، وَمَشَى وَلَمْ يَرْكَبْ ، وَدَنَا مِنَ الإِمَامِ ، فَاسْتَمَعَ وَلَمْ يَلْغُ ، كَانَ لَهُ بِكُلِّ خُطْوَةٍ عَمَلُ سَنَةٍ أَجْرُ صِيَامِهَا وَقِيَامِهَا
Dari Aus bin Aus Atsaqafi berkata, aku mendengar Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Bersabda
“Barangsiapa yang bersuci dan mandi, kemudian bergegas berangkat dengan berjalan, tidak dengan menaiki dan mendekat dengan imam, lalu mendengarkan khutbah dan tidak berbuat sia-sia, maka baginya bagi setiap langkah pahala satu tahun baik puasa dan shalat malamnya” HR. Imam Ahmad No. 16218 (Syamilah) Dan disebutkan dalam Syarhussunnah oleh bagawi, merupakan hadits hasan.
4. Memakai pakaian terbaik dan menggunakan wangi-wangian
قال رسول الله صلى الله عليه و سلم : إذا كان يوم الجمعة فاغتسل الرجل و غسل رأسه ثم تطيب من أطيب طيبه و لبس من صالح ثيابه ثم خرج إلى الصلاة و لم يفرق بين اثنين ثم استمع للإمام غفر له من الجمعة إلى الجمعة و زيادة ثلاثة أيام
قال الألباني : إسناده صحيح
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda,
“Apabila hari jumat dan seseorang mandi dan mencuci kepalanya kemudian memakai wangi-wangian dari minyak wangi terbaiknya, menggunakan sebaik-baik pakaian kemudian keluar menuju sholat dan tidak mengganggu orang dengan melewati leher-leher mereka atau duduk di antara dua orang yang duduk dan memisahkan mereka, kemudian mendengar imam, maka akan diampuni dosanya dari jumat satu ke jumat berikutnya ditambah lagi tiga hari.
dalam Sahih Ibnu Khuzaimah No. 1803 (Syamilah) Dan berkata Syekh Albani, sanadnya sahih.
5. Diam Saat Khotib Berkhutbah
عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ )إِذَا قُلْتَ لِصَاحِبِكَ أَنْصِتْ. يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَالإِمَامُ يَخْطُبُ فَقَدْ لَغِيتَ(
Dari Abu Huraira dari Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, “Apabila kamu berkata untuk sahabatmu ‘diam!’ pada hari jumat sedangkan imam sedang berkhutbah, maka sungguh telah sia-sia jumatmu.” HR. Muslim, Ibnu Hibban, Ibnu Majah.
6. Sholat Tahiyatul Masjid
Berdasarkan hadits Jabir di mana Rasulullah bersabda:
إِذَا جَاءَ أَحَدُكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَالإِمَامُ يَخْطُبُ فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ وَلْيَتَجَوَّزْ فِيهِمَا ».
“ Jika salah satu dari kalian datang pada hari Jum’at sedang imam berkhutbah, hendaknya dia mengerjakan sholat dua reka’at dan hendaknya dia meringankan dalam mengerjakannya. “ HR. Muslim No. 2061 (Syamilah)
Smoga bermanfaat, terima kasih!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Perkembangan Busana Dan Penjelasannya

Jaman dahulu manusia belum mengenal busana. Pada waktu itu manusia hanya berusaha menghindari diri dari pengaruh lingkungan seperti panas, dingin, gigitan serangga, dsb. Menurut catatan sejarah, manusia berbulu, namun semakin lama bulu tersebut semakin menipis sehingga manusia harus berusaha melindungi diri. Awalnya mereka menggunakan tanah liat, daun-daunan, kulit binatang dan kulit kayu. Pembuatan busana dari kulit kayu memerlukan keahlian tertentu, sebab harus mengetahui jenis kulit kayu yang dapat digunakan untuk bahan busana. Sejarah Awal Bentuk Dasar Busana Nama busana pada awalnya adalah celemek panggul mempunyai bentuk seperti rok yang biasanya dipakai oleh wanita-wanita Yap dan Guamatela di kepulauan Caroline. Bentuk busana ini berasal dari daun pohon kelapa yang dianyam dipakai pada bagian pinggang sampai panggul, sehingga disebut celemek panggul. Selain dari daun kelapa bisa juga berasal dari kulit binatang. Perkembangan selanjutnya adalah Poncho. Bentuknya hampir sama denga...

Menggunakan Sepatu Hak Tinggi Apakah Berdampak Negatif ?

Hafiza By  Salma  │  Perlu anda ketahui, dampak negatif menggunakan sepatu hak tinggi merupakan salah satu hal yang harus anda ketahui dan anda pelajari untuk menjaga kesehatan tubuh anda, terutama pada bagian tulang anda. Seperti yang kita ketahui, saat ini ada banyak seklai model spatu high heels adau hak tinggi yang bisa anda temukan di beberapa pusat perbelanjaan seperti pasar, mall, dan pusat perbelanjaan lainnya. Untuk para wanita mungkin menggunakan sepatu dengan hak tinggi memiliki arti tersendiri bagi kaum wanita yang menggunakannya. Selain bisa membuat anda terlihat tinggi menggunakan sepatu hak tinggi, anda juga bisa terlihat lebih sexy jika menggunakan sepatu model high heels ini. Akan tetapi dibalik sepatu high heels ini ada beberapa dampak negatif yang bisa membuat kesehatan tubuh anda terganggu, terutama pada bagian tulang dan otot tubuh anda. Bagi anda yang ingin mengetahui dampak negatif menggunakan sepatu hak tinggi, berikut kami sajikan ulasan informasi...

Tips Memilih Pakaian Yang Syar’i

Hafiza By Salma │ Bagi wanita muslimah yang ingin selalu tampil modis dan tetap syar’i, berikut ini ada beberapa tips, semoga bermanfaat dan bisa meningkatkan self confidence (percaya diri) Anda juga dapat menjadi trendsetter bagi sekitar Anda. 1. Yang terpenting dalam memilih busana muslim adalah sesuai dengan aturan Islam. Busana Muslim bertujuan untuk menutup aurat dan melindungi tubuh pemakainya dari hal-hal yang bisa mencederai. Oleh karena itu pilihlah busana yang longgar sehingga menyamarkan siluet tubuh. 2. Sebaiknya tidak menggunakan baju ketat yang di double dengan baju lengan pendek, ¾, atau tank top. Jika Anda memilih untuk berbusana muslim maka pilihlah kreasi busana lengan panjang seperti blose lengan panjang. 3. Pilih model dan bahan yang sesuai dengan aktivitas. Jika banyak beraktivitas pilihlah bahan yang menyerap keringat dan tak mudah kusut, yang terdiri dari atasan dan celana panjang. Untuk aktivitas yang lebih banyak diam, Pilihlah penutup kepala/jilbab yang tetap...